13 ‘Lukisan’ ini nyatanya terbuat berbahan jeans lho, tidak nyangka Akhirnya bagus setelah deh!

Lukisan identik dengan kuas serta canvas, tetapi berlainan dengan karya punya Ian Berry. Seseorang seniman asal Inggris ini buat satu lukisan dengan memakai bahan fashion lawas, berbentuk jeans.

Ian Berry dibantu seseorang photografer bernama Chris Killip mengabadikan lukisannya. Ian cuma memakai material berbentuk jeans, gunting, serta lem dalam membuat lukisannya. Ian tidak memakai pewarna ataupun pemutih untuk karya seninya. Ia cuma memakai jeans dengan keragaman warna.

Ian Berry pilih buat lukisan yang melukiskan sehari-harinya, karna bahan yang ia pakai juga datang dari kesehariannya. Rabu (7/12) brilio. net juga akan menghidangkan sebagian lukisan karya Ian Berry yang ditulis dari canyouactually.

1. Ini lukisannya, situasi di kamar mandi.
2. Si mbak sekali lagi ngapain itu?
3. Bila ini sekali lagi di ruangan makan.
4. Sekali lagi enjoy baca buku.
5. Menanti cucian.
6. Di dalam keramaian.
7. Kesibukan di kereta nih.
8. Menunggu subway tiba.
9. Bila ini situasi stasiun subway.
10. Sekali lagi bimbang?
11. Ambillah cucian.
12. Masih tetap nungguin mesin pencuci usai.
13. Ian Berry dengan karya serta bahan jeansnya.

Unik, butik ini jual celana jeans yang minimum telah digunakan 1 tahun
Harga nya bahkan juga lebih mahal dari pada celana baru.

Brilio. net – Lazimnya toko baju atau butik juga akan jual baju baru dengan kwalitas pilihan. Namun tidak dengan Onomichi Denim Proyek. Yaitu satu butik unik di Onomichi, Hiroshima, Jepang yang disebut maksud popular beberapa pengagum denim untuk mencari celana jeans yang betul-betul istimewa. Pasalnya toko ini populer di semua Jepang serta bahkan juga luar negeri karna jual celana jeans premium yang sudah digunakan oleh anggota komune lokal paling tidak sepanjang setahun. Arti yang lain sich, butik ini jual celana jeans sisa.

Jual celana jeans sisa, atau type baju yang lain dalam hal semacam ini, bukanlah satu jenis usaha baru, namun Onomichi Denim Proyek tidaklah toko baju sisa seperti yang lain. Toko ini di buat pada th. 2013, jadi usaha kerjasama pada desainer lokal Yoshiyuki Hayashi, pakar tekstil Yukinobu Danjo, serta Discoverlink Setouchi, satu organisasi yang mempunyai tujuan untuk mensupport industri lokal, butik minimalis mempunyai tujuan untuk menarik perhatian pelaksanaan berkwalitas di kota itu serta beberapa orang lewat cara yang unik. Kekhasan yang lain, bila biasanya celana jeans sisa di jual dengan harga terjangkau, celana jeans spesial disana malah membanderol harga sekitaran 2 x lebih mahal sesudah digunakan oleh seorang nyaris sehari-hari, paling tidak sepanjang setahun.

Penggemar denim tahu kalau celana jeans umumnya memerlukan perhatian spesial untuk lihat yang paling baik, dan ada seni untuk langkah penggunaannya, membersihkan serta mengeringkannya untuk menjangkau penampilan yang dikehendaki. Tersebut yang buat Onomichi Denim Proyek demikian istimewa. Mereka pilih pengguna dari orang-orang setempat serta memantau transformasi mereka sepanjang setahun. Pengguna bertukaran menggunakan dua gunakan jeans yang perlu mereka gunakan sehari-hari, serta membawanya ke toko tiap-tiap minggu, untuk dicuci di sarana pemrosesan spesial denim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *