Sepuluh manfaat kesehatan dari seks

Sepuluh manfaat kesehatan dari seks

Ketik “kesehatan seksual” ke mesin pencari, dan kemungkinan Anda akan dibombardir dengan halaman artikel yang mencakup segala hal dan segalanya, dari norma seksual dan saran mengenai hubungan, pengendalian kelahiran, dan kehamilan, hingga informasi tentang PMS dan bagaimana menghindari mereka. Yang kurang sering dibahas, bagaimanapun, adalah manfaat kesehatan fisik dan psikologis melimpah dari seks. Kami telah mengumpulkan daftar manfaat kesehatan seks terbaik, didukung oleh sains.


[pria dan wanita di tempat tidur terlihat intim]
Seks memiliki banyak manfaat kesehatan fisik dan psikologis.
Dalam mengeksplorasi bagaimana seks mempengaruhi pikiran dan tubuh, daftar manfaat potensial tampaknya tak ada habisnya.

Selain reproduksi, kesenangan, dan keintiman, seks tampaknya memiliki dampak positif pada banyak bidang kehidupan, termasuk pekerjaan, kinerja fisik dan kognitif, pernikahan, dan kebahagiaan di tahun-tahun senior kita. Seks mungkin juga memiliki efek positif pada organ dan kondisi tertentu, serta efek pencegahan pada beberapa penyakit.

Sebagai contoh, sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journal of Management menemukan bahwa menjaga kehidupan seks yang sehat di rumah dapat meningkatkan kepuasan kerja dan keterlibatan di tempat kerja.

Seks mungkin juga memainkan peran mendasar dalam melestarikan pernikahan yang bahagia, menurut penelitian yang dipublikasikan di Psychological Science. Mitra disarankan untuk mengalami “afterglow” seksual yang berlangsung hingga 48 jam setelah melakukan hubungan seksual. Purna jual ini dikaitkan dengan tingkat kepuasan hubungan jangka panjang yang lebih tinggi.

Seks juga dianggap sebagai bentuk latihan yang signifikan. Seks membakar sekitar 85 kalori, atau 3,6 kalori per menit, menurut sebuah studi yang diterbitkan di PLOS One.

Beberapa contoh ini adalah setetes air laut dari berbagai manfaat kesehatan dari aktivitas seksual dan masturbasi yang dipresentasikan dalam penelitian dari seluruh dunia. Medical News Today memberikan manfaat kesehatan seks berbasis bukti atas kesehatan.

1) Meningkatkan imunitas
Berpartisipasi dalam seks satu sampai dua kali per minggu tampaknya merupakan frekuensi optimal untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurut penelitian yang dipublikasikan di Psychological Reports.

Para ilmuwan dapat menguji seberapa sulit sistem kekebalan tubuh kita dengan mengukur kadar antibodi yang disebut immunoglobulin A (IgA) dalam lapisan air liur dan mukosa.

Penulis studi Carl Charnetski, dari Wilkes University di Pennsylvania, dan koleganya Frank Brennan menemukan bahwa orang yang pernah melakukan hubungan seks satu atau dua kali seminggu memiliki peningkatan IgA 30 persen. Namun, hasil yang sama tidak terlihat pada individu yang sering melakukan hubungan seks.

Clifford Lowell, seorang ahli imunologi di Universitas California-San Francisco, mengatakan bahwa orang-orang yang aktif secara seksual terkena agen yang lebih banyak menular daripada individu yang tidak aktif secara seksual. Sistem kekebalan tubuh merespons agen infeksi ini dengan menghasilkan lebih banyak IgA, yang dapat melindungi dari flu dan flu.

Bagi Anda yang berhubungan seks lebih sering atau kurang sering daripada jumlah yang optimal, jangan takut. Menurut penelitian lain oleh Charnetski, membelai seekor anjing juga dapat meningkatkan IgA secara signifikan.

2) Bagus untuk hati
Aktivitas fisik yang melatih jantung baik untuk kesehatan Anda, dan ini termasuk seks. Berangsang secara seksual meningkatkan denyut jantung, dengan jumlah denyut per menit memuncak saat orgasme.

[jantung merah dan kardiogram]
Pria yang memiliki seks teratur kurang lebih 45 persen terkena penyakit jantung.
Pria, khususnya, telah terbukti mendapat manfaat dari efek seks di hati. Sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Cardiology, yang melibatkan pria berusia 50-an, menunjukkan bahwa pria yang melakukan hubungan seks setidaknya dua kali per minggu memiliki 45 persen penurunan risiko penyakit jantung, dibandingkan dengan pria yang jarang melakukan hubungan seks.

American Heart Association mengatakan bahwa penyakit jantung seharusnya tidak mempengaruhi kehidupan seks Anda. Serangan jantung atau nyeri dada yang disebabkan oleh penyakit jantung jarang terjadi saat berhubungan seks dan, untuk sebagian besar, aman untuk berhubungan seks jika penyakit jantung Anda telah stabil.

Respon jantung terhadap seks sebanding dengan upaya ringan sampai sedang yang ditemui dalam aktivitas sehari-hari, menurut penelitian yang diterbitkan di European Heart Journal. Jika Anda dapat mengambil bagian dalam aktivitas yang memiliki dampak serupa pada jantung – seperti menaiki dua anak tangga – tanpa nyeri dada, maka Anda biasanya dapat berasumsi bahwa aman berhubungan seks.

Penelitian lebih lanjut saat ini diperlukan untuk menarik hubungan antara kondisi kardiovaskular dan seks yang spesifik, terutama untuk wanita dan orang dewasa yang lebih tua.

3) Menurunkan tekanan darah
Penelitian yang dilakukan oleh Michigan State University dan dipublikasikan di Journal of Health and Social Behavior menemukan bahwa seks di tahun-tahun berikutnya dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi – setidaknya untuk wanita.

Wanita dalam penelitian berusia antara 57 dan 85 tahun yang menganggap seks itu menyenangkan atau memuaskan cenderung tidak memiliki hipertensi. Namun, peserta studi pria yang melakukan hubungan seks satu kali seminggu atau lebih dua kali lebih mungkin mengalami masalah jantung daripada pria yang tidak aktif secara seksual.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *